Suatu siang didapur kampus :
"Pilpres mending 1 putaran,ga lama n ngabisin duit"
Ternyata kampanye pilpres satu putaran efektif banget di masyarakat umum..kalau yang punya pola pikir rasional dan sedikit melek politik kampanye ini ga mempan..
Beneran lho pilpres satu putaran dikampanyekan,krn ada spanduknya di dkt stat cikini yg bunyinya "pilpres 2 putaran,cape deh"..ntar cb difoto..
Aneh bgt buat org2 yg punya niat kampanye pilpres satu putaran, ngakunya sih politikus atau pakar politik tapi kok ya ga tau aturan main sih..kalau mau hemat biaya ya udah ga usah pilpres,gambreng aja sana, hompimpa, yg menang jd presiden..atau ga balik aja lg kayak jaman orde baru, presiden dipilih sama mpr..hemat kan..
Satu atau dua putaran bukan hal utama, yg penting mencapai 50% + 1..kalau ada yg diatas 50 % kan otomatis lsg jadi presiden..jd kan hal spt ini ga usah dikampanyekan,kesannya ngebet menangin slh satu capres yg dlm survey elektabilitasnya selalu nmr 1..
Yg penting dr pemilu adl demokrasi,dpt ga morat marit, hak rakyat utk memilih terpenuhi, dan jujur..biarlah rakyat yg memilih siapa presiden yg layak memimpin indonesia 5 thn yg akan dtg..1 atau 2 putaran sama saja..demokrasi itu mahal..
Kalau soal lama atau tidak, toh satu atau 2 putaran pelantikan presiden tglnya sama..
Saturday, June 27, 2009
Pilpres satu putaran
Wednesday, June 03, 2009
Servis purna jual
Makin hari hukum di negara ini kok makin aneh saja ya.. Adalah orang dipenjara gara2 complain terhadap pelayanan rumah sakit yang dialaminya.. Kalau begitu kemana haknya sebagai konsumen..
Semenjak kasus analis keuangan yang berkantor di BEJ tempo hari(analisis ttg keruntuhan bbrp bank, yg pada kenyataannya terbukti dengan ambruknya bank century dan bank IFI), saya jadi was was kalau mau menulis sesuatu baik di blog, emael, milis, fb, dsb..takut ada pihak yang tak berkenan dan saya bisa dituntut ke penjara..
Kalau mau ditelusuri, bukan hanya ibu prita saja yang mengalami perlakuan buruk dari sebuah RS seperti yang diberitakan disini..banyak orang yang diombang-ambing oleh prosedur pelayanan RS di Indonesia..
Salahkah bu prita yang mengeluh via email tentang pelayanan RS OMNI internasional, setelah keluhannya secara langsung kurang mendapat respon yang baik?
Ada banyak cara untuk menyelesaikan kasus ini, kan bisa aja dikasih voucher medical check up gitu (untuk membalas pelayanan di masa lalu yang kurang berkenan). Atau ga kalau memang RSnya tidak merasa bersalah kan bisa minta bu prita ini menulis kembali kalau sudah terjadi kesepakatan dengan pihak RS..Jadi, pengadilan adalah hal terakhir yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah..ga sayang ya sama waktu dan uang yang terkuras buat persidangan..belum lagi kalau kasus ini menjadi kasus publik apa ga tambah jelek image RS tersebut..
Sebagai orang yang berkerja di laboratorium klinik kadang saya juga mengalami kebingungan dalam mengeluarkan hasil lab..Bukan karena semena2 mengerjakannya, karena pekerjaan pasti sesuai SOP. Tetapi karena saya ga mau org menjadi sakit, aneh kan..bukannya institusi kesehatan diuntungkan kalau banyak org sakit..dari hasil lab saya tahu seberapa parah penyakit pasien itu, kalau penyakitnya parah, saya malah inginnya pekerjaan saya salah, berharap kalau sebenarnya pasiennya sakit biasa aja..Makanya kadang diperlukan waktu lama untuk mengeluarkan hasil lab karena pekerjaannya dilakukan beberapa kali agar hasilnya lebih pasti..
Sampai saat ini hanya RS Hasan Sadikin yang saya percayai pelayanannya (berdasarkan pengalaman adik)..selain itu masih meragukan..pas nyokap dirawat di RS di bekasi saja saya sudah mengeluh segala macam di depan susternya..masa ya pasien suruh menebus obat sendiri di apotek RS, mana nyokap dirawat di lt 3 dan apotik lt 1, apa ga capek bolak balik tuh, mana ga ada lift pula..kalau begitu bisa keburu meninggal pasien sebelum mendapat pengobatan..belum lagi hasil laboratorium atau pemeriksaan yang ga dikasih tahu kalau ga ditanya..Pernah suatu kali ketika ada dokter memeriksa, saya tanya sesuatu(hanya meyakinkan prosedur yang sedang dia lakukan) eh jawabannya kurang meyakinkan..Helloooo, gini2 agak mengerti ttg penyakit lho walau bukan dokter..
O ya kemana ya bu MENKES, kok belum ada respon tentang kasus ini, biasa kalau menyangkut amerika saja cepat sekali responnya (walau sebenarnya kasus lama tiba2 dia blow up kembali)..
Dari kasus ibu Prita kita harus berhati2 dalam memilih RS, internasional dan mahal bukan jaminan..masih ada RS negeri yang lebih baik dan pengetahuan tentang kesehatan itu penting banget..dan sepertinya UU ITE itu perlu diubah supaya ga multitafsir dan merugikan masyarakat..bukankan UU di buat untuk melindungi masyarakat, bukan malah memenjarakan seseorang?
Sebagai orang yang berkerja di laboratorium klinik kadang saya juga mengalami kebingungan dalam mengeluarkan hasil lab..Bukan karena semena2 mengerjakannya, karena pekerjaan pasti sesuai SOP. Tetapi karena saya ga mau org menjadi sakit, aneh kan..bukannya institusi kesehatan diuntungkan kalau banyak org sakit..dari hasil lab saya tahu seberapa parah penyakit pasien itu, kalau penyakitnya parah, saya malah inginnya pekerjaan saya salah, berharap kalau sebenarnya pasiennya sakit biasa aja..Makanya kadang diperlukan waktu lama untuk mengeluarkan hasil lab karena pekerjaannya dilakukan beberapa kali agar hasilnya lebih pasti..
Sampai saat ini hanya RS Hasan Sadikin yang saya percayai pelayanannya (berdasarkan pengalaman adik)..selain itu masih meragukan..pas nyokap dirawat di RS di bekasi saja saya sudah mengeluh segala macam di depan susternya..masa ya pasien suruh menebus obat sendiri di apotek RS, mana nyokap dirawat di lt 3 dan apotik lt 1, apa ga capek bolak balik tuh, mana ga ada lift pula..kalau begitu bisa keburu meninggal pasien sebelum mendapat pengobatan..belum lagi hasil laboratorium atau pemeriksaan yang ga dikasih tahu kalau ga ditanya..Pernah suatu kali ketika ada dokter memeriksa, saya tanya sesuatu(hanya meyakinkan prosedur yang sedang dia lakukan) eh jawabannya kurang meyakinkan..Helloooo, gini2 agak mengerti ttg penyakit lho walau bukan dokter..
O ya kemana ya bu MENKES, kok belum ada respon tentang kasus ini, biasa kalau menyangkut amerika saja cepat sekali responnya (walau sebenarnya kasus lama tiba2 dia blow up kembali)..
Dari kasus ibu Prita kita harus berhati2 dalam memilih RS, internasional dan mahal bukan jaminan..masih ada RS negeri yang lebih baik dan pengetahuan tentang kesehatan itu penting banget..dan sepertinya UU ITE itu perlu diubah supaya ga multitafsir dan merugikan masyarakat..bukankan UU di buat untuk melindungi masyarakat, bukan malah memenjarakan seseorang?
Sunday, May 24, 2009
selamat jalan..
Tidak pernah terbayang bagaimana menjadi keluarga korban kecelakaan pesawan hercules..Dalam 2 bulan belakangan sudah 3 kali pesawat AU mengalami musibah..Bulan april kecelakaan menimpa pasukan PASKAS di Husein Sastranegara, Bandung, meninggal 24 orang, tidak lama kemudian di Timika bannya patah dan menimpa rumah, untungnya tidak ada korban meninggal..dan 20 Mei kecelakaan pesawat Hercules di Magetan dengan korban tewas hampir 100 orang..
Kehilangan keluarga terutama secara mendadak tentu sangat menyakitkan..Saya bisa membayangkan bagaimana perasaan senior saya yang ditinggal suaminya yang pilot hercules tersebut..Dengan anak dua yang masih kecil2 tentu cobaan ini sangat berat buatnya.. Tapi saya yakin, Teh Mela yang saya kenal pasti bisa menjalani cobaan ini dengan baik..Jodoh dan maut di tangan Allah..Pasti Allah punya skenario yang terindah buat kita..Hanya doa yang bisa kita kirimkan..
Selain suaminya teman, pesawat hercules C130 juga memakan korban seorang teman yang berdinas sebagai dokter AU..masih teringat gimana dia berulang kali ikut tes masuk dan akhirnya bisa bergabung juga di AU..ga kebayang gimana shock ayahnya, dia merupakan anak tunggal yang sebentar lagi akan menikah dan ibundanya sudah lama berpulang..
Sungguh malang nasib keluarga tentara di Indonesia..Memang ketika terjun menjadi tentara maka taruhannya kontrak nyawa..Nyawa kita menjadi milik negara..Tetapi tentu mereka tak pernah membayangkan kalau meninggal bukan karena mati di medan perang melainkan karena peralatan yang sudah tua..sungguh sebuah ironi..
Suka atau tidak suka kita semua harus mengakui kecelakangan belakangan yang terjadi karena minimnya anggaran..jangan banyak berkelit..Indonesia merupakan negara kepulauan..yang perbatasannya perlu dijaga dari ancaman negara lain..walaupun tidak perang secara terbuka, bagaimana bisa menjaga kedaulatan kalau peralatan aja kita tidak memadai..
Kehilangan keluarga terutama secara mendadak tentu sangat menyakitkan..Saya bisa membayangkan bagaimana perasaan senior saya yang ditinggal suaminya yang pilot hercules tersebut..Dengan anak dua yang masih kecil2 tentu cobaan ini sangat berat buatnya.. Tapi saya yakin, Teh Mela yang saya kenal pasti bisa menjalani cobaan ini dengan baik..Jodoh dan maut di tangan Allah..Pasti Allah punya skenario yang terindah buat kita..Hanya doa yang bisa kita kirimkan..
Selain suaminya teman, pesawat hercules C130 juga memakan korban seorang teman yang berdinas sebagai dokter AU..masih teringat gimana dia berulang kali ikut tes masuk dan akhirnya bisa bergabung juga di AU..ga kebayang gimana shock ayahnya, dia merupakan anak tunggal yang sebentar lagi akan menikah dan ibundanya sudah lama berpulang..
Sungguh malang nasib keluarga tentara di Indonesia..Memang ketika terjun menjadi tentara maka taruhannya kontrak nyawa..Nyawa kita menjadi milik negara..Tetapi tentu mereka tak pernah membayangkan kalau meninggal bukan karena mati di medan perang melainkan karena peralatan yang sudah tua..sungguh sebuah ironi..
Suka atau tidak suka kita semua harus mengakui kecelakangan belakangan yang terjadi karena minimnya anggaran..jangan banyak berkelit..Indonesia merupakan negara kepulauan..yang perbatasannya perlu dijaga dari ancaman negara lain..walaupun tidak perang secara terbuka, bagaimana bisa menjaga kedaulatan kalau peralatan aja kita tidak memadai..
Labels:
emotion,
friendship
Monday, May 18, 2009
semua jadi makanan
Saya kagum dengan kebiasaan makan orang sunda, semua tanaman kalau tidak beracun bisa dijadikan temannya nasi. Makanya saya suka bilang, nikah ma orang sunda enak, tinggal di kasih kebun pasti bisa hidup..hihihi..Saya baru mengenal dan mulai memakan yang namanya lalapan segar ya semenjak berkuliah di Bandung. Kalau beli nasi timbel kan pasti ada lalapan segarnya. Padahal sebagai orang Jawa saya kenalnya ya lalapan matang, harus direbus terlebih dahulu..Awal-awal sih ga pernah dimakan tapi lama kelamaan mulai pengen nyoba rasanya gimana..Itulah yang mungkin menyebabkan kulitnya orang sunda putih dan halus..bagus karena makan sayuran..
Kalau jalan2 minggu pagi di gazibu pasti ketemu segala jenis makanan yang bikin ngiler..mulai dari panganan tradisional (gemblong, ongol2, dll), jamur krispy ( di jkt ada ga ya yg jual?), lumpia basah (yg selalu bikin kangen), serabi, cilok, cimol, dll.. belum lagi lihat sayuran yg dijual (daun pakis, daun ubi, antanan, mint,dll plus daun-daunan yang umum dijual kayak selada, bayam, singkong, sawi)
Tinggal di bandung juga bikin perut gendut..makan melulu..habis banyak makanan enak nan murah meriah..aduh..jadi kangen bandung..
Labels:
Food
Subscribe to:
Posts (Atom)



